Mas Sugeng's Blog

Hasil dari sebuah keisenganku

HILANGNYA RASA PERSAUDARAAN

Pernah tidak sengaja mengawasi sekelompok kawanan semut yang sedang bekerja. Begitu ramah, saling menhotmati, kerjasama, dan tidak ada sedikitpun rasa egois pada mereka. Ketika sedang berjalan dan berpapasan dengan saudaranya mereka seakan-akan saling berjabat tangan dan bertegur sapa. Ketika ada makanan mereka pasti memberi tahu yang lain bahwa di suatu tempat ada makanan dan mereka biasanya makan bersama-sama di sana. Nah yang paling saya kagumi adalah ketika ada makanan yang besar saya tidak pernah melihat ada semut yang punya niat untuk memakannya sendiri, dan juga saya tidak pernah melihat ada semut yang menolak ketika dimintai bantuan. Ketika ada musuh menyerang mereka rela mati melawan bersama-sama tidak ada orang munafik diantara meraka.

Masa sih kita kalah sama semut..?! Katanya kita adalah makhluk sosial. Makhluk yang tidak bisa hidup sendiri tanpa orang lain. Coba kita lihat sekeliling kita, banyak orang yang kelaparan disana-sini sementara kita kekenyangan. Ketika bertemu saudara kita, saya tidak pernah melihat sunah Rosululloh saw yaitu berjabat tangan, memberi salam diterapkan. Kita seakan tidak kenal dan tidak mau knal dengan orang-orang di sekitar. Tidak ada tegur sapa dan yang lebih parahnya rasa curiga selalu ditunjukan di mana-mana. Ketika ada saudara-saudara kita diserang oleh musuhnya kita hanya berdiam diri, tidak seperti watak semut yang rela mati membela saudaranya yang diserang.

Mungkin saya yang salah kali yah? Saya juga bagian dari mereka. Setiap manusia punya kepentingan. Dan sering kali kepentingan manusia yang satu dan yang lain tidak sama. Kepentingan yang satu melanggar kepentinganyang lain. Yang lebih parahnya kita berantem gara-gara beda kepentingan. Tidakkah bisa kita sedikit menghormati kepentinganorang lain? Saya teringat kisah para Sahabat Rosululloh saw ketika berada di medan perang mereka ra kehabisan air dan di antara mereka ra yang ada hanya segelas air, kelanjutan kisahnya sudah tahu semua kan? Hal penting yang bisa dijadikan pelajaran dari penggalan kisah di atas adalah betapa rasa persaudaraan di antara mereka ra sangat besar hingga rela memberikan air yang yang sangat dibutuhkan kepada saudaranya sehingga gugur menjadi suhada di medan pertempuran. Dan juga masih banyak lg kisah-kisah para sahabat ra yang menunjukan betapa rasa persaudaraan yang kuat diantara mereka ra. Di zaman sekarang mana ada kisah seperti itu. Yang ada saling menyelamatkan diri sendiri, bahkan banyak yang mengorbankan saudaranya demi kepentingan pribadi.

About these ads

12 November 2009 - Posted by | Belajar Islam | ,

9 Komentar »

  1. Setuju bgt! oye! taaa…piii klo qta mendahulukan kpentingan orang lain utk urusan jodoh gmn? ngalah sama temen klo trnyata qta juga menyukai orang yg sama? suu..uuzaaahh tau..uu

    Komentar oleh savana | 13 November 2009 | Balas

  2. waduh,, berarti savana belum nonton film Ketika Cinta Bertasbih yah..? klo nggak salah di film itu dijelaskan sedikit masalah seperti itu. klo masalah dunia memang kita harus mendahulukan kepentingan orang lain, misalnya ketika naik bus ada kakek2/nenek2 yang berdiri sedangkan kita duduk nah hal yang harus kita lakukan adalah mengalah. TAPI klo masalah ibadah beda lagi kita harus mendahulukan kepentingan sendiri dulu. contoh ketika sholat berjamaah ada shaf yang kosong di depan kita nah kita nggak perlu nunggu orang lain untuk mengisinya tp kita yang harus mengisi duluan. menikah itu kan IBADAH. berarti dah tau kan jawabannya..?

    Komentar oleh sugeng prayitno | 14 November 2009 | Balas

  3. udah nonton sich, tapi kan namanya temen sendiri ya ga tega lah. Bukannya persahabatan itu lbh penting?

    Komentar oleh savana | 14 November 2009 | Balas

  4. klo gitu sih terserah, gimana baiknya. ikuti kata hati kecilmu mana yang terbaik menurut kamu. klo kamu bener2 ikhlas ya akhsan. klo nggak ikhlas takutnya akan nyesel d kemudian hari.

    Komentar oleh sugeng prayitno | 14 November 2009 | Balas

  5. klo gitu sih terserah, gimana baiknya. ikuti kata hati kecilmu mana yang terbaik menurut kamu. klo kamu bener2 ikhlas ya akhsan. oya maaf nih, ke 3 nya milih siapa? itu bisa dijadikan rujukan juga.

    Komentar oleh sugeng prayitno | 14 November 2009 | Balas

  6. he..he bener jg. target nikah cuenk brapa thn lagi? udah ada calon euy?

    Komentar oleh savana | 21 November 2009 | Balas

  7. target klo nggak tahun ini tahun depan. udah apa belumnya rahasia perusahaan. afwan

    Komentar oleh sugeng prayitno | 21 November 2009 | Balas

  8. ok. stiap org jg butuh privacy. thanks ya…foto2 di artikelmu boleh jg apalagi monkey nya he..he

    Komentar oleh savana | 22 November 2009 | Balas

  9. itu bukan monkey. itu adalah orangutan yang masih saudara kita katanya. klo aku sih nggak mau, masa saudaraan kok sama monyet. ada-ada aja

    Komentar oleh sugeng prayitno | 22 November 2009 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: