Mas Sugeng's Blog

Hasil dari sebuah keisenganku

Kasih Ibu Kepada Beta

Kasih Ibu  Kepada beta

Tak terhingga Sepanjang masa

Hanya memberi Tak harap kembali

Bagai sang surya menyinari dunia

Lagu ini sering kita nyanyikan di waktu kita masih kecil dulu. Lagu buat anak-anak TK, kalau saya sih terus terang nggak pernah duduk di bangku TK alias ujug-ujug langsung makan bangku SD (makan sambil duduk di bangku SD bukan bangkunya yang dimakan). Bisa dibilang masa kecil kurang bahagia gitu lah. Tapi saya memakluminya yang penting kan hasilnya bisa membaca, menulis, berhitung. nggak kalah sama anak yang pernah duduk di bangku TK.

Kembali ke topik. Pernah nggak kalian melihat ada seorang ibu yang jahat pada anaknya? Pernah nggak seorang anak yang jahat pada ibunya? Saya sih belum pernah melihat seorang ibu yang jahat pada anaknya. Dimana-mana seorang ibu ingin memberi yang terbaik buat anaknya, ingin melihat anaknya bahagia. dia rela tidak makan apa-apa asalkan anaknya tidak menangis kelaparan, dia tidak pernah egois pada kita ketika kita menangis di tengah malam karena popok kita basah untuk segera menggantinya. Pokoknya tidak mungkin kita bisa menghitung kebaikan yang telah ibu berikan pada kita.

Tetapi apa yang sudah kita berikan pada ibu kita? Coba di hitung lagi. Hasilnya adalah sangat jauh sekali dari cukup. Tetapi saya yakin ibu kita tidak pernah mengharapkan apa-apa dari kita, melihat kita senang saja dia sudah senang. Sungguh mulia hati seorang ibu.

Banyak hadist Rosullulloh SAW yang menjelaskan agar kita berbakti pada ibu kita diantaranya

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata: Seseorang datang menghadap Rasulullah saw. Dan bertanya: Siapakah manusia yang paling berhak untuk aku pergauli dengan baik? Rasulullah saw. menjawab: Ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab: Kemudian ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab: Kemudian ibumu. Dia bertanya lagi: Kemudian siapa? Rasulullah saw. menjawab lagi: Kemudian ayahmu. (Shahih Muslim No.4621).

Jangan lah kita berkata kasar pada ibu kita, apalagi sampai membuat ibu menangis alangkah durhakanya kita. Berusahalah untuk membuat ibu kita selalu tersenyum, buat dia bangga pada kita, jangan pernah mengecewakannya. bahagiakan ibu kita semampu kita. I ♥ Mom

10 Desember 2009 - Posted by | Belajar Menulis

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: