Mas Sugeng's Blog

Hasil dari sebuah keisenganku

Dunia Fantasi Ancol

22 Agustus 2010 Posted by | Wisata dan Petualangan | 4 Komentar

Monas Jakarta




12 Agustus 2010 Posted by | Wisata dan Petualangan | 4 Komentar

Istiqlal Jakarta

11 Agustus 2010 Posted by | Wisata dan Petualangan | 1 Komentar

Pendakian Gunung Sumbing

Aku dan teman-teman dari LAREPA mendaki gunung sumbing saat masih duduk di bangku  SMA kelas 2 kalau nggak salah sekitar tahun 2002. Kami berangkat dari Cilacap naik bus jurusan Purwokerto kemudian dilanjutkan kembali dengan bus Purwokerto-Magelang via Wonosobo.  Kami turun di Desa Kledung basecamp Pendakian Gunung Sindoro yang letaknya tidak jauh dari jalan utama. Setelah sampai di Pos Kami melakukan registrasi  sholat, istirahat dan persiapan untuk pendakian pada malam hari. Saat itu cuaca lumayan mendukung , jalur Pendakiannya pun tidak terlalu sulit sehingga kami tidak banyak hambatan dalam pendakian. Selepas Isya kami mulai melangkahkan kaki kami untuk menuju puncak sumbing yang tingginya kira-kira 3.155 m dpl. Perjalanan pertama kami melewati ladang penduduk, kemudian kami masuk ke hutan dan semak-semak. Kami tidak langung menuju puncak malam itu juga kira-kira jam 10.00 kami mendirikan tenda dan istirahat untuk dilanjutkan pagi hari dengan harapan bisa melihat matahari terbit di puncak esok hari. Setelah cukup istirahat kami melanjutkan perjalanan kembali. Berjalanan berikutnya kami melewati padang edelwes yang lumayan luas. Selama pendakian gunung Sumbing kami tidak lupa untuk membawa bekal air yang cukup karena akan susah menemukan mata ait selama pendakian. Alhamdulillah setelah perjuangan yang melelahkan itu akhirnya kami sampai di puncak Sindoro dengan selamat. Tapi sayang kami tidak bisa mengejar target melihat matahari terbit di puncak Sindoro. Kami tetap senang di puncak Sindoro kami bisa melihat pemandangan yang indah. Masa suci Allah tuhan semesta alam.

18 Mei 2010 Posted by | Wisata dan Petualangan | Tinggalkan komentar

Foto-foto di Kapuas (tepi Sungai Barito)

ini dia salah satu kabupaten di Kalimantan Tengah yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Selatan. kapuas bisa ditempuh dengan perjalanan 3 jam perjalanan darat dari Palangkaraya dan 1 jam dari Banjarmasin.

selain di Banjarmasin di Kapuas juga terdapat pasar apung, lumayan lengkap juga disini dari barang kebutuhan sehari-hari sampai pakaian ada dijual di sini

hus ada yang lagi narsis di sana, ya itu saya. foto ini udah lumayan lama sekitar tahun 2008 ketika itu saya ada pelatihan di salah satu instansi pemerintah di sana.

nah kalo ini orang orang sedang menyeberangi sungai barito dengan perahu “klotok”. lumayan asyik juga main perahu-perahuan di sini. cukup bayar Rp. 1.500.- anda bisa bolak-balik sampai capek sendiri.

selain orang prahu klotok juga sering menyebrangkan motor, barang-barang dagangan, hewan dan lain sebagainya. dulu katanya mobil juga diseberangkan tetapi semenjak ada mobil yang nyebur ke sungai sudah tidak boleh lagi

18 Maret 2010 Posted by | Wisata dan Petualangan | | 4 Komentar

FOTO-FOTO DI SAMPIT

4 Maret 2010 Posted by | Wisata dan Petualangan | | 5 Komentar

Pendakian Gunung Semeru

Mengingat-ingat kembali petualangan ketika masih SMA dulu. Waktu itu liburan cawu 3 kelas 1 mau naik kelas 2 SMA kira-kira tahun 2002-an. Kami serombongan anak Larepa (Lingkungan Anak Remaja Pencinta Alam) gabungan Pibar dan simpatisan pencinta alam melakukan pendakian ke gunung semeru. Pendakian tersebut dibimbing lansung oleh Pembina Larepa  Bpk. Salman Capati. Kami berangkat dari terminal cilacap naik kereta logawa sampai di stasiun Kediri. Dari Kediri kami menuju ke Malang naik minibus sampai di pasar tumpang kebetulan yang punya minibusnya senior kami yang tinggal di Kediri jadi lumayan menghemat ongkos. Ditengah perjalanan Kediri-Malang ada sedikit kecelakaan yang menimpa bus kami. Ceritanya ada pengendara sepeda motor mendahului bus kami kemudian akan mendahului truck didepan kami tiba-tiba dari arah berlawanan ada mobil kijang melaju kencang dan Bruakkk… motor tersambar kijang dan terpental masuk ke kolong mobil kami. Kami berusaha menyelamatkan korban. Alhamdulillah masih hidup tapi kayaknya lukanya parang sekali. Setelah dibawa kerumah sakit kami melanjutkan ke Malang. Sesampainya di Pasar Tumpang kami harus ganti angkutan karena bus kami tidak mampu untuk perjalanan menanjak. Kami serombongan naik mobil Jeep yang kuat untuk perjalanan menanjak menuju Desa terakhir Ranu Pani. Di sana juga menjadi basecamp pendaki yang ingin mendaki Gunung Semeru. Karena seharian dalam perjalanan tidak memungkinkan kami untuk langsung mendaki. Oya ada yang menarik waktu kami nginap di Ranu Pani, ternyata orang asli sana masih menggunakan jagung sebagai makanan pokok mereka.

Kami bangun Subuh-subuh, suana sangat dingin dengan kabut yang tebal. setelah sholat subuh kami jalan-jalan ke danau Ranu Pani sekalian pemanasan persiapan melakukan pendakian kami. Danaunya begitu indah, airnya jernih dan berasap karena suhu airnya yang sangat dingin. Ketinggian desa ranu pani sudah lebih dari 2.000 meter di atas permukaan air laut. Akhirnya setelah sarapan pagi sekitar jam 6 kami memulai perjalanan kami dengan penuh semangat berkobar-kobar dan perasaan yang senang. Mungkin teman-teman yang lain dirumah masih tidur-tiduran karena liburan, mereka tidak sesemangat kami dan tidak seriang kami.

Perjalanan kami pertama melewati ladang penduduk. Setelah itu kami memasuki hutan cemara dan hutan pakis. Kami terus berjalan melwati tebing-tebing dan jurang-jurang yang dalam. Sesekali kami menerobos kabut dari uap air yang dingin. Di kanan dan kiri kami melihat pemandangan hutan yang hijau, awan yang putih, burung-burung yang mencari makan, kera yang sedang bergelantungan, sembari diawasi burung elang diatas kepala kami. Subahanalloh sungguh indah makhluk ciptaan-Mu.

Stelah jam 2 sore akhirnya kami sampai di Pos berikutnya Ranu Kumbolo. Salah satu tempat yang menarik dalam pendakian Gunung Semeru. Disana terdapat sebuah danau yang sangat indah, danau Ranu Kumbolo. Danaunya lebih indah dibandingkan dengan danau Ranu Pani kemaren. Airnya lebih dingin dan dan kata orang banyak ikannya. Saya coba memancing disana tapi saya nggak dapet apa-apa, mungkin karena saya kurang pengalaman dalam hal pancing-memancing kali.  Disana kami memutuskan untuk beristirahat dan mendirikan tenda. Beristirahat untuk melepaslelah dan mempersiapkan perjalanan selanjutnya. Kami juga membuat api unggun di sana. Malam di ranu kumbolo dinginnya luar biasa.

Mata hari pagi hari kedua pendakian sudah mulai muncul, betapa senangnya bisa melihat sunrise (matahari terbit) di Ranu kumbolo, indah sekali. Setelah beres-beres dan sarapan pagi selesai kami bersiap untuk melakukan perjalanan berikutnya. Setelah Ranu Kumbolo, treck menarik berikutnya adalah Tanjakan Cinta. Ada apa dengan tanjakan cinta? Kata orang siapa yang bisa mendaki tanjakan cinta tanpa berhenti sedikitpun dia akan gampang dalam urusan percintaan. Saya tertarik untuk tidak berhenti ketika mendaki Tanjakan Cinta bukan karena mengejar mitos tetapi hanya keinginan hati saja. Apakah saya bisa? Eh ternyata hal itu susah sekali untuk dilakukan, ternyata tanjakannya curam sekali elevasi lebih dari 45° dan juga panjang sehingga kami harus berhenti sejenak untuk sekedar mengambil nafas. Saya nggak tahu apa mungkin ada nggak orang yang sudah berhasil mendaki tanjakan cinta tanpa berhenti apa belum?

Perjalan selanjutnya melewati hutan-hutan dan semak-belukar dan padang savana yang sangat luas. Untuk temen-temen yang belum pernak melihat savana atau biasa disebut padang rumput yang luas nanti ketika mendaki gunung semeru pasti akan menemuinya. Sejauh mata memandang yang terlihat hanyalah rumput dari yang masih hijau sampai yang agak kering ada disana. Tetapi saya kok tidak melihat ada hewan disana. Coba kalau disana buat memelihara kambing pasti gemuk-gemuk karena banyak rumput.

Setelah savana yang luas, masuk hutan dan semak belukar sampailah kami di pos berikutnya pos Kali Mati. Disini merupakan mata air yang terakhir selama pendakian. Kami disini sudah sore sehingga harus mendirikan kamp kedua kalinya persiapan menuju puncak besok jam 2 pagi. Disini lebih dingin dari Ranu Kumbolo.

Akhirnya saat-saat yang paling ditunggu dating juga. Jam 1 pagi hari yang ketiga kami bangun dan siap-siap mendaki ke puncak. Medan yang akan dilalui kedepan begitu berat dan menantang yaitu berupa pasir dan batu-batu yang budah longsor dan juga sudut pendakian kali ini lebih dari 60°. Kami berharap dapat melihat sunrise dipuncak nanti. Setelah kami selesai beres-beres kamipun mulai mendaki sedikit demi sedikit alon-alon asal kelakon. Setelah Cemoro Tunggal tidak ada lagi tanaman yang hidup disana yang ada hanyalah pasir dan batu-batuan. Kami sering sudah melangkah sebanyak 10 langkah tetapi kami harus turun 3 langkah karena pasir yang kita injak longsor. Karena trecknya yang sangat susah akhirnya ketika mentari mulai menampakan sinarnya di ufuk timur kami baru sampai ¾ dari perjalan ke puncak tapi indah juga kok. Sekitar jam 7 pagi hari yang ke-3 Alhamdulillah akhirnya kami sudah berada di Puncak tertinggi di Pulau Jawa dan Bali, Puncak Junggring Saloko. Melihat langsung dan mendengarkan suara letusan semeru dari dekat. Gunung semeru meletus setiap 15 menit sekali berupa semburan asap dan pasir. Indah sekali. Klo cuaca cerah katanya kita bisa melihat Pulau Bali dari puncak semeru tapi karena cuaca kurang cerah kami tidak bisa melihatnya, hanya gumpalan awan berada dibawah kaki kami. Kami diatas tidak boleh lebih dari jam 10 pagi karena gunung semeru akan mengeluarkan gas beracun pada jam itu.

Perjalanan turun gunung tidak sesulit pas naiknya cukup 1 hari saja InsyaAlloh kita sudah bisa sampai di Pos Ranu Pani kembali. Waktu itu kami sampai di ranu Pani Kembali sekita Jam 8 malem hari ketiga. Dengan perasaan senanng kami yang kami bawa dari puncak. Akhirnya kami bisa istirahat dengan tersenyum dengan seribu pengalaman menarik di pikiran kami.

Alahmdulillah udah dapet foto kenangan di semeru dari FBnya mbak winda, makasih mbak winda

Alhamdulillah sampai dipuncak dengan selamat

puncak lagi

jip nya kawan yang buat naik ke ranupane

16 Februari 2010 Posted by | Wisata dan Petualangan | , , , , , , | 4 Komentar

Foto di Pasar Apung Banjarmasin

Seperti cerita sibolang alias sibocah ilang. Saya ingin berbagi certa tentang pengalaman saya berkunjung (kayak mau ke rumah saudara aja berkunjung) plesiran lah istilah jawanya atau mungkin lebih enaknya disebut wisata, wisata ke kota Banjarmasin. Perjalanan dari Palangkaraya ke Banjarmasin kira-kira bisa ditempuh dengan 4 sampai 5 jam perjalanan darat. Sesampainya di sana banyak hal yang mungkin bisa anda lakukan karena disana lumayan banyak pilihan tempat wisata. Jika anda suka shoping silahkan ke Dutamall yang merupakan mall terbesar disana, barang-barangnya lumayan lengkap dan juga harga nggak beda jauh sama mall-mall di pulau Jawa. Selain Dutamall disana juga masih terdapat beberapa pasar modern lainnya dengan kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Untuk yang suka belanja perhiasan silahkan anda berkunjung ke Martapura saya yakin kota itu juga tidak asing terdengar di telinga kita, ada banyak macam-macam perhiasan disana yang paling banyak adalah yang perhiasan terbuat dari batu, muali dari batu kecubung samapai batu permata ada di sana. Cerita tentang Martapura sudang pernah saya ceritakan sebelumnya. Kali ini saya ingin menceritakan kembali pengalaman saya bertamasya dengan naik perahu ke pasar apung dan pulau kembang Banjarmasin.

Saya kesana rame-rame bersama temen kerjaan. Jika ingin ke pasar apung kita harus berangkat subuh-subuh naik perahu dari kota menuju ke pasar apung yang berada di kuala barito. Di pasar itu lumayan lengkap loh dari mulai hasil bumi sampai dengan alat-alat rumah tangga, harganya pun lumayan murah. Oya disana kita juga bisa makan soto banjar atau rawon dan juga makanan ringan di atas perahu sambil melihat orang-orang yang sedang melakukan jual beli pagi-pagi. Sauananya begitu tenang dan menyenangkan, sambil menikmati rawon dan teh angetnya sambil melihat sunrice pemandangan indah pagi hari dengan udara yang segar. Setelah cukup berkeliling di pasar apung kita juga bisa menuju ke pulau kembang karena letaknya tidak jauh dari sana. Di pulau itu terdapat ratusan monyet-monyet yang sudah agak jinak.

9 Januari 2010 Posted by | Wisata dan Petualangan | , , | 3 Komentar

Jalan-jalan ke Jakarta

terimakasih sahabat lamaku atas apa yang telah engakau berikan kepadaku, ada minuman dan kue dengan sedikit tawa ceria. semoga Alloh membalasnya dengan yang lebih baik lagi. aku akan selalu merindukaan saat-saat seperti itu. sukses selalu buat kalian semua. amiin

1 Desember 2009 Posted by | Wisata dan Petualangan | , | Tinggalkan komentar

Foto-foto Pasar Intan di MARTAPURA BANJARMASIN

kota Martapura terletak di propinsi Kalimantan Selatan. di sana terdapat tempat yang sangat terkenal di Indonesia yaitu tempat berjualan batu permata. harganya lumayan murah karena sebagian besar permatanya dihasilkan dari daerah sekitar martapura.

 

21 November 2009 Posted by | Wisata dan Petualangan | , , , | 14 Komentar